Sunday, April 19, 2015

Catatan Akhi Coyeh

Saya tidak bisa melakukan apapun.., semuanya atas kehendak Allah

TAUFIQ ALLAH datang setelah kesungguhan

Tidak ada batasan WAKTU, ILMU, HARTA, KEMUNGKINAN bagi ALLAH.., semua hanya ilusi...

TUGAS ALLAH memberi rezeki, TUGAS manusia bagi2 rezeki

MALAS?? Istirahat sejenak dan dengarkan lantunan Al-Qur'an.... ,insya Allah anda akan semangat kembali.. :)

Kekuatan hati (keyakinan) jauh lebih besar dr kekuatan otak (akal/logika)

Bekerjalah seikhlas dan seoptimal mungkin, jika ganjarannya tidak sesuai dgn usaha yg anda keluarkan, Allah lah yg mengganti sisanya.

Jika anda memiliki ide yg briliant..., lakukanlah sekarang juga... Walaupun dengan langkah yg paling mudah dan paling kecil. Yang penting konsisten.. Krn menunggu semua sempurna adl hal yg tdk mungkin.

Berbahagialah dgn apapun yg Allah takdirkan... Krn terdapat banyak kebaikan di dalamnya.

Bagi2 rizki itu urusan manusia, memberi rizki itu urusan Allah.

Jika upah yg anda dapatkan tdk sesuai dgn harapan anda, Allah lah yg akan mengganti sisanya.

Orang besar ialah yg memiliki visi besar, meskipun sekarang ia tidak memiliki apa2..

Allah telah menciptakan kita dengan sempurna... Maka dari itu... Lakukanlah semuanya dgn sempurna

Aturlah shalatmu, maka waktumu akan teratur...

Saturday, April 18, 2015

Berpijak pada kenyataan

Para pekerja sering mengira, bahwa dirinya dituntut kerja lebih keras dari para pengusaha. Padahal, tidak begitu faktanya. Sejauh yang saya tahu, disaat para pekerja libur; para pengusaha belum berhenti berjuang. Mereka tidak libur, bahkan ketika orang kebanyakan sedang liburan.

Kesadaran atas fakta itu mestinya menambah rasa syukur kita, bahwa kita; masih diberi kekuatan untuk menjalani lekuk liuknya roda kehidupan.

Sudah sih bersyukur mah. Tapi rasa syukur itu masih sering dikalahkan oleh perasaan bahwa kehidupan orang lain lebih baik dari kita. Belum tentu. Toh kita juga tidak tahu kok, seperti apa kehidupan mereka sesungguhnya.

Bahkan boleh jadi, orang yang kita kira kehidupannya lebih baik dari kita itu justru mengira kehidupan kita lebih baik dari dirinya. Akhirnya kita terpenjara dalam prasangka masing-masing.

Dan dalam penjara itu, kita membayangkan betapa enaknya kehidupan orang lain hingga lupa untuk mengoptimalkan nilai dan makna hidup yang sudah kita miliki.

Bagaimana mungkin bisa kita nikmati hidup ini jika demikian kan? Kenikmatan hidup, hanya bisa dirasakan jika kita bersedia berpijak pada kenyataan. Jika kita biarkan pikiran melanglang buana keatas awan, kita hanya menelan angan-angan. Bukan kenyataan.

My friend, mari kita nikmati apapun yang sudah berhasil kita raih. Segala hal yang sudah Allah anugerahkan pada kita.    Apapun adanya, alhamdulillah saja. Agar kerasa lezatnya. Dari rasa lezat itu, tumbuh rasa syukur. Dari syukur, timbul kebahagiaan. Dalam bahagia, kita berjuang tak kenal lelah.

Dari perjuangan itu kita memeperoleh lebih banyak lagi. Lebih nikmat lagi. Lebih lezat lagi. Lebih syukur lagi. Lebih bahagia lagi. Lebih gigih lagi. Sehingga semakin hari kehidupan kita menjadi semakin membaik lagi. Insya Allah.

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Author, Trainer,  Public Speaker

Friday, April 17, 2015

Mentalitas Baja

MENTALITAS BAJA
Author: Unknown
Edited by GC Apr 17, 2015

Palu Menghancurkan Kaca, Tetapi Palu Membentuk Baja.
 Apa arti pepatah kuno ini?
 
Jika mentalitas kita rapuh (fragile) seperti kaca, maka ketika palu / masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi, kecewa, marah, dan jadi remuk redam. Jika mentalitas kita serupa kaca, kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.
 
Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. “Mental baja” adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.
 
Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik”. Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.
 
Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!
 
Jika mentalitas kita adalah “baja”, kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita. Sebaliknya jika mentalitas kita “kaca” maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.
 
“Men are like steel. When they lose their temper, they lose their worth.” - Chuck Norris
 
Hv a great day! GC

Thursday, April 16, 2015

Kebiasaan yang diulang

Kebiasaan yang Diulang
By: Andre Wongso
Edited by GC
 
Pd zaman dahulu kala, di Tiongkok, hidup seorg panglima perang yg terkenal karena keahlian memanah yg tiada tandingannya. Suatu hari, sang panglima memperlihatkan keahliannya memanah kpd rakyat. Diperintahkannya prajuritnya agar menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah.
 
Setelah memasuki lapangan dgn penuh percaya diri,panglima mulai menarik busur & melepas 1 persatu anak panah itu ke arah sasaran. Rakyat bersorak menyaksikan kehebatan anak panah yg melesat! Sungguh luar biasa! 100 kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran.
 
Dgn wajah berseri penuh kebanggaan, panglima berucap, "Rakyatku, lihatlah panglimamu! Saat ini, keahlian memanahku tidak ada tandingannya. Bagaimana pendapat kalian?"
 
Di antara kata2 pujian yg diucapkan oleh banyak org, tiba2 seorg tua penjual minyak nyeletuk, "Panglima memang hebat! Tetapi, itu hanya keahlian yg didapat dari kebiasaan yg terlatih."
 
"Lihat ini!" Sambil beranjak dari tempatnya, dia mengambil sebuah uang koin Tiongkok kuno yg berlubang di tengahnya. Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yg kosong.
 
Dgn penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak lalu menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tdk ada setetes pun minyak yg mengenai permukaan koin tsb!
 
Panglima & rakyat tercengang. Merela bersorak menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. "Itu hanya keahlian yg didapat dari kebiasaan yg terlatih! Kebiasaan yg diulang terus menerus akan melahirkan keahlian."
 
Habit is power!

Hasil dari kebiasaan yg terlatih dapat membuat sesuatu yg sulit jadi mudah & apa yg tdk mungkin menjadi mungkin.

Utk sukses, kita membutuhkan karakter sukses. Karakter sukses hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan2 spt berpikir positif, antusias, optimis, disiplin, integritas, tanggung jawab, dsb.

Hv a great day! GC

Perbedaan Franchise dan BO

🔹🔹 Sekilas Tentang Franchise dan BO 🔹🔹

Mau tau sekilas ttg franchise dan BO?
Ini sekalian sy copas sharing saya di grup diklat 2014. Juragan kebab lbh ahlinya hehe. Sy share sepintas yg saya pahami dan jalani ya...

Kita mesti bedain dlu apa itu franchise/waralaba dan Business Opportunity/Kemitraan. Franchise perangkat hukumnya jelas ada undang2 dan permendag (saya ga hafal nomornya, yg bth regulasi terkait nanti bs sy email)

Franchise atau waralaba adalah kerjasama antara si franchisor kpd franchisee, yg diperjanjikan dlm hal ini adalah brand, sistem, supply chain, monitoring dan lain-lain, di dalamnya jg ada fee-fee terkait franchise spt franchise fee saat awal buka, royalty fee , advertising fee dll. Dlm regulasi di kemendag sebuah franchise haruslah berumur 2 tahun, terbukti sdh memberi keuntungan, dan memiliki STPW (surat tanda pendaftaran waralaba) yg diterbitkan oleh kemendag.

Betul apa yg dibilang sama bu sinta, franchise itu hidup dr fee2 yg ada di franchise, dan juga dr supply chain yg ada. Lho kok hidup dr fee? Krn seorang franchisor bertugas membina si franchisee utk bs mencapai targetnya lwt pendampingan dan monitoring.

Merk Lokal ada ga sih yg menerapkan sistem franchise? Ada. Contoh Alfamart, Indomaret, apotek k-24, pecel lele lela, Quick Chicken, kebab turki baba rafi, kebab kings, corner kebab dll. Itu contoh mulai dr yg skala retail modern, apotek, resto dan "gerobak chise" ( istilah dr pak Njoto -FT Consulting)

Dr definisi dan aturan udh jelas ya... Si franchisor memang harus kuat dlu.

Sy setuju dg statement pak Eddy Latief waktu pembukaan diklat waralaba tahun lalu dan jg para consultant yg mengisi bahwa UKM "harus" franchise utk bs ekspansi. Nah tentu ini akan jd hal yg berat toh buat UKM yg mau franchise? Krn mereka harus siap tim manajemen yg siap "mengobati" saat outlet franchisee sakit.  Maka kemudian berkembanglah Business Opportunity atau kemitraan

BO atau Kemitraan bs dibilang adalah cikal bakal franchise. Krn usaha tsb sblm 2 thn dan blm punya  cabang khan ga bs disebut sbg franchise. Tinggal bergantung pd visi dr business owner akan ttp jd BO atau akan naik kelas jd franchise. Over all sy mendefinisikan bahwa BO atau kemitraan adalah "bayi" franchise. Di BO yg kita jual adlaah paket awal, brand dan supply chain. Umumnya support msh terbatas hanya konsultasi saja. Krn keterbatasan BO baik dlm modal, pengalaman, dan juga tim. Jd bs dibilang akad di BO mirip keagenan hanya saja ada bentuk real spt outlet atau rombong. Walau ada juga resto yg dikembangkan dg pola ini...

Nah walau ini bayi franchise ttp kita harus prifesional setidaknya :
1. Brand sdh di daftarkan di dirjen HKI
2. Usaha sdh berjalan dan setidaknya ada satu cabang, ini penting agar kita tau medan
3. Bs menjamin supply chain, jgn smp terputus sehingga mitra gulung tikar krn g dpt bahan
4. Perhitungan harga jual yg tepat

Sekian dlu...

Mungkin syaikh tejo bs menambal kekurangan penjabaran saya...

Suwun...

Ditulis oleh Ibnu Hari Wibowo owner Pizza MiniQU

Wednesday, April 15, 2015

Tuli

TULI
Author: Unknown
Trans & Edited by GC Apr 15, 2015

Se-org suami khawatir dgn istrinya yg kemungkinan sdh mulai tuli akibat usianya. Dia ingin agar istrinya menggunakan alat bantu dengar, tapi tdk tau hrs gimana pendekatannya.

Dia pun konsultasi dgn dokter. Dr pun memberi nasehat: "Mudah, kamu lemparkan pertanyaan dari jarak 10 M, 8M & demikian seterusnya lalu lihat apakah dia meresponnya tdk.

Sore itu, sang istri sdg memasak di dapur. Dari Jarak 10 meter dia bertanya dgn suara biasa: "Sayang sdg masak apa?" Tdk ada response. Karena tdk ada response dia maju lg 8M, lalu bertanya lagi, demikian seterusnya 6M, 4M. Dan tdk ada responsenya.

Hingga akhirnya dari Jarak 2M, dia mau melancarkan pertanyaan yg terakhir dan setelah itu dia mau memberitahu istrinya.

Istrinya melihat padanya: Sayang... Ini utk yg kelima kalinya ya... AYAMMMM!!! >=O ~=-)

Hahaha... sebelum kita menjustifikasi sese-org introspeksi diri kita sendiri dulu... :)

Have a FUN Tastic Day! GC

Tuesday, April 14, 2015

MINAT & FOKUS

MINAT & FOKUS
Author: Unknown
Edited  By: GC Apr 14, 2015

Suatu ketika se-org pria teman2nya berjalan di trotoar jalan. Siang itu jalan penuh dgn org2, mobil membunyikan klakson mereka ber-sahut2an, mesin taksi yg men-deru2 di salah satu sudut jalan, sirene mobil polisi me-raung2 di sudut jalan yg lain. Siang itu jalan tersebut tampak semrawut & sgt memekakkan telinga. Tiba2, pria itu berkata kepada temannya, "Saya mendengar suara jangkrik."

Temannya berkata, "Apa? Kamu gila, bagaimana mungkin bisa mendengar suara jangkrik di tengah kebisingan ini?"

"Tdk, saya yakin itu," kata pria itu, "Saya mendengarnya."

"Gila kau," kata temannya.

Pria itu mendengarkan dgn sgt hati2, dan sejenak kemudian berjalan ke seberang jalan ke sebuah taman dimana semak2 banyak tumbuh. Dia melihat ke dalam semak2, di bawah salah satu cabang, ia melihat seekor jangkrik kecil. Temannya itu benar2 kagum. "Luar biasa," kata temannya. "Kamu pasti memiliki telinga super!"

"Tdk, tdk," kata pria itu. "Telingaku ga beda dgn punyamu. Itu semua tergantung pada apa yg Anda dengarkan..."

"Tapi itu tdk mungkin!" kata teman tsb. "Aku tdk pernah bisa mendengar suara jangkrik dlm kebisingan spt ini."

"Ya, itu benar," jawabnya. "Itu tergantung pada apa yg benar2 penting bagimu, akan saya tunjukkan padamu..."

Ia merogoh sakunya, mengeluarkan beberapa koin & diam2 menjatuh- kannya di trotoar. Bbrp saat, dlm kebisingan & keramaian jalan, suara koin jatuh tsb msh terdengar di telinga mereka. Sampai beberapa saat tampak mereka trs msh mencari bolak-balik dimanakah arah denting koin uang mereka.

"Lihat apa yg saya maksud?" tanya pria itu.

"Itu semua tergantung pada apa yg penting bagi kita."

Mari kita fokus kita pada aspek2 penting yg menjadi minat kita.

Begitu banyak suara2 yg kita dengar. Spt: quotes, kata2 mutiara, inspirasi, pelajaran. Arahkan fokus kita kesana. Kalau memang itu minat kita harus niat.

Have a great day! GC